Defrinov Widiatmoko pemilik 125 spin dari Pontianak benci polisi malas. Maksudnya polisi tidur alias pengurang laju. Maklum aliran modifnya ceper abis.
Padahal aliran modifikasi ini sempat mewabah pada 2003 lalu. "Bagi saya modification ceper sudah pilihan mati. Sejak dulu kalau modification selalu gaya ceper,"kata Defrinov yang ngemodif sendiri skubeknya ini. Pengerjaan Dalam, doi hanya dibantu beberapa teman dekat.
Gaya ceper ini semakin pas Kara pria ini juga terpengaruh beberapa item yang menjadi ciri Low Rider. Misalnya saja memundurkan sumbu roda belakang dan pelek jari-jari banyak. "Namanya saja gaya Low Rider, nah LOW itu kan artinya rendah, makanya saya buat motor serendah-rendahnya," lanjut pria bertubuh kurus ini. Memang terendah bagian dari ini motor hanya berjarak dua jari saja dari tanah, persisnya di bodi bagian bawah dek.
Untuk mendapatkan kondisi seceper ini, Defri hanya memainkan bagian sokbreker. Misalnya untuk bagian depan, segitiganya dibobol dan as sok naik abis. Efeknya bodi menjadi amblas. Begitu juga per yang dipotong sekitar 10 cm. "Karena itu bodi khususnya depan langsung amblas," cuap warga Pontianak Barat ini.
Sementara itu pada peredam kejut di belakang juga dilakukan customizing. "Materialnya menggunakan sok punya Honda Grand yang sudah dirombak dan dibuatkan dudukan ulang, hanya tabung Grand aja kok yang dipakai," katanya. Selebihnya custom.
Agar lebih menarik lagi dilihat, sejumlah bagian kaki ikut dikrom supaya kinclong. Omong-omong apa gak takut bodi nyangkut dan krom lecet akibat polisi malas, eh polisi tidur?
DATA MODIFIKASI:
Pelek : Champ
Ban : IRC 90/70-14
Sok belakang: Custom
Setang : Custom
Knalpot : Suzuki Satria F-150
Defrinov : 0812-5664-4454
Penulis/Foto: Nurfil/GT


